BANJARMASIN – Upaya menumbuhkan minat baca anak di Kota Banjarmasin terus diperluas. Mobil pintar kini tidak hanya berkeliling ke permukiman warga, tetapi juga mulai hadir di Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh Banjarmasin.
Dilansir dari Kalimantanpost.com, layanan mobil pintar tersebut mulai dimanfaatkan sebagai sarana membaca bagi anak-anak yang berkunjung ke kawasan wisata edukasi tersebut. Kehadirannya dinilai penting karena taman ini sering menjadi tempat rekreasi keluarga, terutama pada akhir pekan.
Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menyampaikan bahwa mobil pintar menjadi salah satu langkah untuk memperkuat budaya literasi sejak usia dini. Anak-anak yang datang ke taman dapat membaca berbagai buku bergambar dan buku edukatif yang sesuai dengan usia mereka.
Menurutnya, kegiatan literasi tidak hanya perlu dilakukan di sekolah. Ruang publik juga dapat menjadi tempat yang baik untuk mengenalkan buku kepada anak. Dengan suasana yang lebih santai, anak-anak dapat membaca sambil bermain dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Mobil pintar ini juga tetap menjalankan layanan keliling ke permukiman warga pada hari Senin sampai Jumat. Sementara itu, pada akhir pekan, layanan tersebut diarahkan ke Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh sebagai titik kunjungan keluarga.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menyebut program ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan dan literasi peserta didik. Menurutnya, keberadaan mobil pintar dapat menjadi alternatif pembelajaran di luar kelas. Anak-anak dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Selain menyediakan bahan bacaan, mobil pintar juga menghadirkan suasana edukatif bagi anak dan orang tua. Koleksi buku yang tersedia meliputi buku bacaan anak, pengetahuan umum, dan buku edukasi yang dapat dibaca langsung oleh pengunjung.
Salah seorang pengunjung, Nita, menyambut baik kehadiran fasilitas tersebut. Ia menilai kegiatan membaca di ruang terbuka lebih bermanfaat bagi anak dibandingkan hanya bermain gawai di rumah. Menurutnya, anak-anak perlu diajak ke tempat yang mendukung kebiasaan membaca dengan cara yang menyenangkan.
Bagi warga MIS Nor Rahman Banjarmasin, informasi ini dapat menjadi pengingat penting bahwa budaya literasi perlu dibangun bersama. Madrasah, keluarga, dan lingkungan masyarakat memiliki peran yang saling mendukung dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku.
Kehadiran mobil pintar di Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh diharapkan dapat terus berlanjut. Program ini menjadi salah satu contoh bahwa akses membaca dapat didekatkan kepada anak melalui layanan yang sederhana, menarik, dan mudah dijangkau masyarakat.
Sumber: Dilansir dari Kalimantanpost.com, berita berjudul “Dekatkan Akses Baca, Mobil Pintar Mulai Mangkal di Taman Satwa dan Edukasi Jahri Saleh Banjarmasin”, terbit Minggu, 14 Juni 2026, pukul 20.46 WITA.
Tinggalkan Komentar