Jakarta – Hari Pramuka ke-64 pada 14 Agustus 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran generasi muda dalam membangun ketahanan bangsa. Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa” dan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso.
Dalam sambutannya, Budi Waseso menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata seluruh elemen bangsa untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Pramuka harus adaptif, kreatif, dan inovatif. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci membangun ketahanan bangsa,” tegas Budi Waseso.
Melansir Kompas.com, tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka karena pada 14 Agustus 1961, Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat. Peristiwa ini ditandai dengan penyerahan Panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX, pencetus istilah “Pramuka” sekaligus Ketua Kwartir Nasional pertama.
Sebelumnya, gerakan kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak 1912, sebagai cabang dari Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO), organisasi kepanduan Belanda. Seiring waktu, muncul berbagai organisasi kepanduan Indonesia, hingga akhirnya disatukan dalam Gerakan Pramuka untuk menggalang persatuan dan membentuk karakter bangsa.
Budi Waseso mengajak seluruh anggota Pramuka untuk:
📥 Download Naskah Sambutan Lengkap Ketua Kwarnas
➡️ Klik di sini untuk unduh
Tinggalkan Komentar