Banjarmasin — Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026 di MIS Nor Rahman Banjarmasin memasuki hari keempat pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sebanyak 51 siswa kelas VI mengikuti ujian mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Al-Qur’an Hadits secara berbasis online menggunakan telepon genggam Android melalui Microsoft Form.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan lancar sejak pagi hari. Sistem ujian berbasis online yang diterapkan madrasah dinilai memberikan banyak keuntungan, mulai dari proses pelaksanaan yang lebih praktis hingga mampu menghemat biaya penggunaan kertas dan penggandaan soal.
Kepala Madrasah, Zaini, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan bahwa penerapan ujian digital menjadi salah satu bentuk inovasi madrasah dalam mengikuti perkembangan teknologi pendidikan.
“Selain mempermudah pelaksanaan ujian, sistem online ini juga lebih efisien dan hemat biaya karena tidak lagi menggunakan banyak kertas untuk soal maupun lembar jawaban. Kami berharap langkah ini dapat terus dikembangkan ke depannya,” ujarnya.
Ketua Panitia UM, Ichsan Sugiharto, S.Pd.I, mengatakan bahwa pelaksanaan ujian hingga hari keempat berjalan tanpa kendala berarti. Menurutnya, siswa kini semakin terbiasa menggunakan Microsoft Form saat mengerjakan soal.
“Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan lancar. Sistem ini cukup efektif karena hasil ujian juga bisa langsung diketahui siswa setelah selesai mengerjakan,” katanya.
Suasana ruang ujian terlihat kondusif dengan siswa yang fokus menyelesaikan soal sesuai waktu yang telah ditentukan. Para guru dan pengawas turut mendampingi jalannya ujian agar tetap tertib dan sesuai aturan.
Penerapan UM berbasis Android ini menjadi salah satu upaya MIS Nor Rahman dalam menghadirkan sistem evaluasi pembelajaran yang modern, efektif, serta ramah lingkungan. Selain lebih cepat dan praktis, sistem tersebut juga membantu madrasah mengurangi penggunaan kertas secara signifikan.
Melalui pelaksanaan ujian digital ini, madrasah berharap siswa semakin siap menghadapi perkembangan teknologi sekaligus tetap menjaga semangat belajar dan kejujuran dalam mengikuti ujian.
Penulis: Muhammad Hafiz Ansyari
ujian madrasah, pendidikan digital, microsoft form, hemat biaya, MIS Nor Rahman
Tinggalkan Komentar