Karya: Nur Aqila Humaira
Kelas: 5A MIS Nor Rahman
Guru… pelita kami.
Di pagi yang masih basah embun,
kau sudah berdiri di depan papan tulis.
Mengangkat tangan, memegang kapur,
menuliskan harapan untuk masa depan kami.
Kau menasihati saat kami nakal.
Kau memberi petunjuk saat kami salah jalan.
Kau menjadi penyemangat saat kami mulai menyerah.
Kau ikut berbahagia saat kami meraih keberhasilan.
Kaulah yang membuat kami berhasil.
Kau yang tidak mengenal kata menyerah.
Di tengah gelapnya kebodohan,
kaulah yang menghadirkan cahaya ilmu.
Ilmu yang kau berikan
menjadi petunjuk bagi masa depan kami.
Terima kasih atas segala jasa-jasamu, Guru.
Puisi “Pahlawan Tanpa Pedang” merupakan karya perdana Nur Aqila Humaira, siswi kelas 5A MIS Nor Rahman, yang dipublikasikan melalui Program Duta Literasi Website MIS Nor Rahman. Puisi ini menggambarkan rasa hormat dan terima kasih kepada guru yang dengan penuh kesabaran mendidik, membimbing, dan mengantarkan peserta didik menuju masa depan yang lebih baik.
Melalui puisi ini, penulis ingin menyampaikan bahwa guru adalah sosok yang berjasa dalam kehidupan setiap anak. Dengan ilmu, nasihat, dan keteladanan yang diberikan, guru menjadi penerang yang membimbing peserta didik menuju kesuksesan. Oleh karena itu, jasa guru patut dihargai dan dikenang sepanjang hayat.
Penulis: Nur Aqila Humaira
Kelas: 5A MIS Nor Rahman
Kategori: Puisi
Program: Duta Literasi Website MIS Nor Rahman
Tinggalkan Komentar