Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab untuk madrasah kini hadir sebagai salah satu sumber belajar yang dapat dimanfaatkan guru dan murid. Buku ini diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bagian dari implementasi kurikulum madrasah berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025.
Koleksi BTU tersebut mencakup berbagai mata pelajaran keagamaan untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Madrasah Aliyah (MA/MAK).
Berdasarkan pengantar penerbitan, BTU PAI dan Bahasa Arab mencakup lima mata pelajaran utama, yaitu:
Buku tersebut disediakan untuk jenjang MI, MTs, dan MA/MAK.
Selain itu, Kementerian Agama juga menerbitkan BTU khusus MA Program Keagamaan (MAPK). Koleksinya meliputi Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Fikih, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, dan Bahasa Arab. Buku MAPK menggunakan pengantar bahasa Arab.
Penerbitan BTU merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Kementerian Agama melalui Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam memiliki tanggung jawab dalam penyediaan bahan ajar yang bermutu bagi madrasah.
Dalam proses penyusunannya, buku melalui sejumlah tahapan. Proses tersebut mencakup penjaringan penulis, telaah reviewer, evaluasi penilai, serta pengawasan supervisor dengan melibatkan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur dan Literasi Keagamaan (PBAL2K) Kementerian Agama RI.
Hal ini menjadikan BTU bukan sekadar bahan bacaan, tetapi juga salah satu sumber pengayaan pembelajaran agama di madrasah.
Salah satu bagian penting dalam BTU terbaru adalah penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
KBC menghadirkan konsep Panca Cinta, yaitu:
Konsep tersebut menjadi bagian dari pembelajaran di madrasah. Murid tidak hanya diarahkan untuk memahami pengetahuan keagamaan, tetapi juga mengembangkan sikap saling menghormati, toleransi, menghindari kekerasan fisik maupun psikis, serta menghargai budaya lokal.
Dengan pendekatan tersebut, pembelajaran diharapkan membantu murid mengembangkan cara berpikir, bersikap, dan bertindak secara moderat.
Kehadiran BTU juga berkaitan dengan penguatan budaya literasi di madrasah. Kanwil Kementerian Agama Provinsi serta Kemenag Kabupaten/Kota memiliki peran dalam mendorong lingkungan madrasah menjadi ruang yang mendukung perkembangan akademik dan akhlak.
Bagi guru, BTU dapat digunakan sebagai salah satu sumber dalam menyiapkan pembelajaran. Bagi murid, buku ini dapat menjadi bahan bacaan untuk memperluas pengetahuan keagamaan.
Koleksi digital juga memberikan kemudahan karena buku dapat diakses melalui perangkat seperti HP, tablet, laptop, maupun komputer.
Bagi guru, murid, orang tua, dan masyarakat yang membutuhkan buku tersebut, koleksi Buku Teks Utama PAI dan Bahasa Arab dapat diakses melalui folder Google Drive berikut.
Akses langsung:
Catatan: Isi folder dapat diperbarui sesuai ketersediaan dokumen. Pengguna sebaiknya memilih buku sesuai jenjang, kelas, dan mata pelajaran yang sedang digunakan di madrasah.
Buku Teks Utama PAI dan Bahasa Arab menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam menyediakan bahan ajar bagi madrasah. Kehadirannya juga mendukung penerapan Kurikulum Berbasis Cinta melalui nilai Panca Cinta dalam proses pembelajaran.
BTU juga disebut sebagai dokumen hidup yang terbuka terhadap saran dan masukan. Dengan demikian, pengembangan buku dapat terus dilakukan mengikuti kebutuhan pembelajaran dan perkembangan zaman.
Tags: Buku BTU Madrasah, Buku PAI, Buku Bahasa Arab, KMA 1503 Tahun 2025, Kurikulum Berbasis Cinta
Semua sudah tersedia tinggal memanfaatkan dengan bijak, efektif, efisien dan inovasinya yang pas.
Tinggalkan Komentar