Download 50 soal latihan AKGTK Kepala Madrasah 2026 berbasis HOTS, pembelajaran mendalam, dan Kurikulum Cinta. Lengkap dengan kunci jawaban dan kisi-kisi.
Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah menjadi salah satu bagian penting dalam pemetaan kompetensi GTK madrasah. Melalui asesmen, kompetensi dapat dipetakan untuk mengetahui kekuatan dan aspek yang masih perlu dikembangkan. Kemenag menjelaskan bahwa AKGTK digunakan antara lain untuk memperoleh data kompetensi manajerial, supervisi, dan pengembangan kewirausahaan kepala madrasah. (Kementerian Agama Kota Yogyakarta)
Untuk membantu persiapan, tersedia Naskah Latihan Mandiri AKGTK Madrasah Tahun 2026 untuk Kepala Madrasah. Naskah ini disusun dalam bentuk latihan berbasis HOTS, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), dan Kurikulum Cinta.
Materi latihan ditujukan untuk kepala madrasah pada jenjang RA, MI, MTs, MA, dan MAK. Total terdapat 50 soal pilihan ganda dengan lima pilihan jawaban, yaitu A, B, C, D, dan E.
| Kompetensi | Jumlah Soal | Persentase |
|---|---|---|
| Manajerial | 20 soal | 40% |
| Supervisi | 15 soal | 30% |
| Kewirausahaan | 15 soal | 30% |
| Total | 50 soal | 100% |
Naskah latihan menggunakan dominasi kemampuan berpikir tingkat tinggi. Sebanyak 70% butir berada pada level C5 sampai C6, sedangkan 26% berada pada C4 dan 4% pada C3. Mayoritas soal berbentuk kasus dan analisis situasi.
Soal nomor 1 sampai 20 menguji kemampuan kepala madrasah dalam perencanaan, pengambilan keputusan, pengelolaan sumber daya, pengelolaan peserta didik, keuangan, data, kerja sama, budaya madrasah, hingga penerapan Kurikulum Cinta.
Menjelang penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM), tim perumus mengusulkan agar program tahun lalu disalin dengan penyesuaian angka anggaran saja karena dinilai lebih efisien.
Langkah kepala madrasah yang paling tepat adalah ….
A. Menyetujui usulan karena program tahun lalu sudah terbukti berjalan.
B. Menolak usulan dan menyusun sendiri RKM agar lebih cepat selesai.
C. Mengembalikan proses pada Evaluasi Diri Madrasah dan rapor pendidikan sehingga program disusun berdasarkan data capaian dan akar masalah nyata.
D. Menyerahkan penyusunan RKM sepenuhnya kepada operator madrasah.
E. Menunda penyusunan RKM sampai ada arahan teknis dari Kantor Kementerian Agama.
Jawaban: C
Soal ini menguji kemampuan perencanaan berbasis data. RKM tidak cukup hanya menyalin program sebelumnya, tetapi perlu berangkat dari hasil evaluasi dan kondisi nyata madrasah.
Sebuah madrasah memiliki 360 peserta didik. Dana bantuan operasional sebesar Rp1.400.000,00 untuk setiap peserta didik per tahun. Madrasah merencanakan 20% dari total dana untuk pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.
Besar alokasi dana tersebut adalah ….
A. Rp50.400.000,00
B. Rp75.600.000,00
C. Rp100.800.000,00
D. Rp126.000.000,00
E. Rp151.200.000,00
Jawaban: C
Perhitungannya:
360 × Rp1.400.000 = Rp504.000.000
20% × Rp504.000.000 = Rp100.800.000.
Beberapa pokok bahasan dalam kompetensi manajerial meliputi:
Kompetensi supervisi terdiri atas 15 soal, yaitu nomor 21 sampai 35.
Materi ini menekankan kemampuan kepala madrasah dalam melakukan supervisi akademik, memberikan umpan balik, melakukan coaching, merancang tindak lanjut, mengembangkan guru, memanfaatkan teknologi, serta mengevaluasi keberhasilan supervisi.
Hasil supervisi menunjukkan bahwa seorang guru menggunakan salindia atau slide berisi teks yang sangat padat dan membacakannya sepanjang pembelajaran.
Rekomendasi yang paling tepat adalah ….
A. Mengarahkan guru menempatkan teknologi sebagai alat bantu berpikir peserta didik, misalnya menyajikan data, simulasi, atau pemantik diskusi, bukan sebagai pengganti penjelasan dan interaksi.
B. Melarang guru menggunakan salindia dalam pembelajaran.
C. Meminta guru memperbanyak animasi agar salindia lebih menarik.
D. Mengganti salindia dengan buku teks.
E. Membiarkan karena penggunaan teknologi sudah merupakan kemajuan.
Jawaban: A
Naskah latihan mengaitkan soal ini dengan supervisi pemanfaatan TIK dan TPACK. Teknologi seharusnya mendukung proses berpikir dan interaksi peserta didik.
Peserta dapat mempersiapkan materi berikut:
Dalam naskah latihan, keberhasilan supervisi tidak hanya dilihat dari lengkapnya dokumen atau terlaksananya jadwal. Indikator yang lebih kuat adalah adanya perubahan praktik mengajar yang dapat diverifikasi dan meningkatnya kualitas belajar peserta didik.
Kompetensi kewirausahaan terdiri atas soal nomor 36 sampai 50.
Materinya tidak hanya membahas usaha atau kegiatan mencari keuntungan. Naskah latihan menempatkan kewirausahaan kepala madrasah sebagai kemampuan menciptakan inovasi, bekerja keras, pantang menyerah, serta memiliki naluri kewirausahaan untuk kemajuan madrasah dan pembelajaran peserta didik.
Madrasah berada di daerah sentra pengrajin anyaman bambu. Namun, minat masyarakat untuk menyekolahkan anak ke madrasah menurun.
Program unggulan yang paling tepat dikembangkan adalah ….
A. Membuka kelas unggulan olimpiade sains dengan seleksi ketat.
B. Mengembangkan program kewirausahaan berbasis kriya bambu yang terintegrasi dengan pembelajaran dan melibatkan pengrajin setempat sebagai mitra dan narasumber.
C. Menurunkan biaya pendidikan serendah mungkin.
D. Menambah kegiatan ekstrakurikuler sebanyak mungkin.
E. Memasang iklan besar-besaran di jalan utama desa.
Jawaban: B
Soal tersebut menguji kemampuan mengembangkan inovasi berdasarkan potensi lokal serta melibatkan masyarakat sebagai mitra.
Materi latihan mencakup:
| No. | Jawaban | No. | Jawaban | No. | Jawaban |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | C | 18 | D | 35 | E |
| 2 | B | 19 | E | 36 | C |
| 3 | A | 20 | A | 37 | B |
| 4 | D | 21 | E | 38 | D |
| 5 | E | 22 | C | 39 | E |
| 6 | D | 23 | D | 40 | D |
| 7 | C | 24 | A | 41 | C |
| 8 | B | 25 | B | 42 | A |
| 9 | C | 26 | B | 43 | D |
| 10 | A | 27 | E | 44 | A |
| 11 | B | 28 | D | 45 | E |
| 12 | C | 29 | A | 46 | D |
| 13 | E | 30 | A | 47 | C |
| 14 | A | 31 | C | 48 | B |
| 15 | D | 32 | B | 49 | E |
| 16 | B | 33 | D | 50 | B |
| 17 | C | 34 | A |
Naskah membagi 50 soal ke dalam 10 kelompok materi.
| No. | Materi | Nomor Soal |
|---|---|---|
| 1 | Manajerial: perencanaan, visi, prioritas | 1–3, 9–10 |
| 2 | Manajerial: kepemimpinan pembelajaran dan SDM | 4–6, 13, 18–19 |
| 3 | Manajerial: keuangan, sarana, data, kemitraan | 7–8, 11, 14–17 |
| 4 | Manajerial: budaya dan Kurikulum Cinta | 12, 20 |
| 5 | Supervisi: prinsip, teknik dan instrumen | 21–24, 27 |
| 6 | Supervisi: umpan balik, coaching dan tindak lanjut | 25–26, 28, 30–31 |
| 7 | Supervisi: tendik, etika, pembelajaran mendalam dan TIK | 29, 32–35 |
| 8 | Kewirausahaan: inovasi dan strategi | 36–38, 49 |
| 9 | Kewirausahaan: analisis usaha dan keuangan | 39–41, 50 |
| 10 | Kewirausahaan: tata kelola, kemitraan dan etika | 42–48 |
Naskah latihan menyarankan peserta mengerjakan simulasi dengan batas waktu 150 menit. Soal berbasis kasus dapat memiliki beberapa pilihan yang terlihat benar. Karena itu, peserta perlu memperhatikan kata seperti paling tepat, langkah pertama, paling berkelanjutan, atau pilihan yang paling sesuai dengan prinsip tata kelola madrasah.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Jangan hanya menghafal jawaban.
Pahami alasan di balik setiap pilihan.
2. Perhatikan kasus.
Baca kondisi yang diberikan sebelum menentukan jawaban.
3. Cari tindakan yang paling tepat.
Pilihan jawaban yang benar secara umum belum tentu menjadi pilihan terbaik dalam kasus tersebut.
4. Utamakan data dan kepentingan peserta didik.
Banyak soal menguji kemampuan kepala madrasah dalam mengambil keputusan berdasarkan data dan kebutuhan nyata madrasah.
5. Evaluasi kesalahan.
Setelah selesai mengerjakan, kelompokkan kesalahan berdasarkan tiga kompetensi: manajerial, supervisi, dan kewirausahaan.
6. Persiapkan aspek teknis.
Naskah latihan juga mengingatkan peserta untuk mempersiapkan aspek teknis seperti Safe Exam Browser (SEB) dan pengecekan akun EMISGTK sesuai arahan resmi yang berlaku.
Naskah 50 soal ini merupakan bahan latihan mandiri yang disusun secara independen untuk persiapan AKGTK 2026. Naskah tersebut secara tegas menyatakan bahwa materi ini bukan soal resmi, bukan bocoran, dan bukan terbitan Direktorat GTK Madrasah Kementerian Agama RI.
Karena itu, soal latihan ini sebaiknya digunakan untuk simulasi, mengukur kesiapan, dan menemukan materi yang masih perlu dipelajari, bukan sebagai prediksi soal resmi.
Secara kelembagaan, kompetensi kepala madrasah memang mencakup antara lain kompetensi manajerial, kewirausahaan, dan supervisi. (JDIH Kemenag)
Untuk mendapatkan file lengkap 50 soal latihan AKGTK Kepala Madrasah 2026 beserta kunci jawaban dan kisi-kisi, silakan klik tombol berikut:
Tinggalkan Komentar