Banjarmasin, 8 Oktober 2026 — Upaya meningkatkan budaya literasi dan pemanfaatan teknologi terus dilakukan MIS Nor Rahman Kota Banjarmasin. Salah satu inovasi terbaru yang berhasil dikembangkan adalah perpustakaan digital berbasis web melalui e-perpus.minorrahman.sch.id.
Perpustakaan digital tersebut dikembangkan oleh salah satu guru MIS Nor Rahman, Muhammad Hafiz Ansyari, S.Pd. Kehadiran e-Perpus menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam memberikan akses bacaan yang lebih mudah sekaligus menghadirkan inovasi layanan perpustakaan berbasis teknologi.
Menariknya, e-Perpus.minorrahman.sch.id merupakan perpustakaan digital berbasis web kedua yang dibuat oleh Hafiz. Sebelumnya, ia telah mengembangkan perpustakaan digital sederhana menggunakan Google Sites melalui alamat e-Library MIS Nor Rahman.
Menurut Hafiz, pengembangan perpustakaan digital kedua ini dilakukan dengan konsep yang lebih modern dan memiliki cakupan akses yang lebih luas. Jika perpustakaan digital sebelumnya dibuat secara sederhana, e-Perpus yang baru dikembangkan hadir dengan sistem berbasis web yang dirancang sebagai platform perpustakaan digital yang lebih terintegrasi.
“Ini merupakan perpustakaan digital kedua yang saya buat. Yang pertama masih sederhana menggunakan Google Sites. Dari pengalaman tersebut, saya kemudian mencoba mengembangkan e-Perpus berbasis web yang lebih modern melalui e-perpus.minorrahman.sch.id,” ujar Hafiz.
Salah satu hal yang menjadi pembeda adalah keanggotaan. e-Perpus MIS Nor Rahman tidak hanya diperuntukkan bagi warga MIS Nor Rahman. Masyarakat umum juga memiliki kesempatan untuk menjadi anggota dengan melakukan pendaftaran melalui platform tersebut.
Dengan konsep tersebut, e-Perpus diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas internal madrasah, tetapi juga dapat menjadi salah satu ruang literasi digital yang terbuka lebih luas.
Hafiz menjelaskan, pengembangan ini tidak terlepas dari keinginannya untuk meningkatkan budaya literasi melalui pemanfaatan teknologi.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan literasi. Saya ingin perpustakaan tidak hanya berada dalam ruang fisik, tetapi juga bisa diakses secara digital. Karena itu, e-Perpus ini saya buat agar siapa pun yang ingin menjadi anggota bisa mendaftar dan memanfaatkan layanan yang tersedia,” jelasnya.
Inovasi tersebut juga tidak terlepas dari perjalanan pendidikan Hafiz. Ia merupakan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Program Studi PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI) Angkatan 2.
Menurut Hafiz, proses perkuliahan yang dijalaninya turut memberikan pengalaman dan mendorongnya untuk terus mengembangkan kemampuan dalam bidang teknologi dan inovasi pendidikan.
“Apa yang saya pelajari selama studi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon banyak memberikan pengalaman dan mendorong saya untuk lebih inovatif dalam berpikir. Salah satunya bagaimana teknologi bisa dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan dan literasi. Dari situlah saya mencoba menuangkan apa yang saya pelajari ke dalam sebuah karya yang bisa dimanfaatkan di madrasah,” ungkapnya.
Pengembangan e-Perpus tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana pengalaman belajar dapat diterapkan dalam lingkungan kerja. Bagi MIS Nor Rahman, inovasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem literasi sekaligus memberikan alternatif akses terhadap bahan bacaan di era digital.
Ke depan, e-perpus.minorrahman.sch.id diharapkan terus dikembangkan, baik dari sisi koleksi maupun layanan, sehingga dapat menjadi sarana literasi digital yang bermanfaat bagi siswa, guru, warga madrasah, dan masyarakat luas.
Tinggalkan Komentar