Penulis : Muhammad Hafiz Ansyari
Bulan Rajab merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah. Pada tahun 1447 H, bulan Rajab diperkirakan dimulai pada malam Ahad, 20 Desember 2025, dan bertepatan dengan Ahad, 21 Desember 2025. Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah, Rajab menyimpan banyak keutamaan, amalan sunnah, serta peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Rajab adalah satu dari empat al-asyhur al-hurum (bulan-bulan haram), yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Bulan-bulan ini disebut mulia karena Allah melarang kezaliman dan peperangan di dalamnya.
Allah SWT berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا … مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan haram.”
(QS At-Taubah: 36)
Karena kemuliaannya, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi perbuatan dosa di bulan Rajab.
Salah satu amalan yang dianjurkan ketika memasuki bulan Rajab adalah membaca doa yang diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dan Ibnus Sunni, yang biasa dibaca Rasulullah SAW:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.”
Selain itu, Imam Syafi’i dalam Al-Umm menyebutkan bahwa malam pertama bulan Rajab termasuk malam mustajab doa, bersama beberapa malam mulia lainnya seperti malam Jumat dan malam Nishfu Sya’ban.
Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah menganjurkan umat Islam untuk mengisi bulan Rajab dengan amalan kebaikan, di antaranya:
1. Memperbanyak puasa sunnah
Tidak ada hadits shahih yang secara khusus mewajibkan atau melarang puasa Rajab. Namun, puasa di bulan Rajab tetap disunnahkan karena termasuk bulan haram.
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menegaskan bahwa hukum asal puasa adalah sunnah, dan Rajab termasuk bulan yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.
2. Memperbanyak doa dan istighfar
Rajab adalah bulan persiapan menuju Ramadhan. Memperbanyak taubat dan doa menjadi bekal spiritual yang sangat penting.
3. Sedekah dan amal sosial
Amalan sosial seperti sedekah sangat dianjurkan, terlebih di bulan yang dimuliakan Allah.
Bulan Rajab juga dikenal sebagai bulan yang sarat sejarah besar umat Islam, di antaranya:
Bulan Rajab adalah momentum penting bagi umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama, untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat akidah. Dengan memperbanyak amal saleh, doa, dan taubat, semoga kita dipersiapkan Allah untuk menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan iman yang kuat.
Tinggalkan Komentar