Panduan lengkap instalasi dan penggunaan Safe Exam Browser (SEB) untuk AKGTK 2026. Simak syarat perangkat, cara download, instalasi Windows dan macOS, login, token ujian, hingga solusi kendala saat asesmen.
Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) membutuhkan kesiapan akademik sekaligus kesiapan perangkat. Salah satu hal teknis yang perlu dipahami peserta adalah penggunaan Safe Exam Browser (SEB).
SEB merupakan aplikasi khusus untuk mendukung pelaksanaan ujian daring dalam lingkungan yang lebih terkendali. Aplikasi ini dapat mengunci perangkat dalam mode ujian sehingga peserta tidak dapat berpindah ke aplikasi atau situs lain selama asesmen berlangsung.
Namun, SEB tidak selalu wajib digunakan oleh seluruh peserta AKGTK. Penggunaannya bergantung pada instruksi Panitia Pusat AKGTK atau Panitia Tempat Asesmen Kompetensi (TAK). Karena itu, peserta perlu memastikan ketentuan dari panitia sebelum melakukan instalasi.
Artikel ini merangkum panduan instalasi dan penggunaan SEB berdasarkan Panduan Pengguna Safe Exam Browser (SEB) untuk AKGTK yang disusun berdasarkan informasi hingga Agustus 2026.
Safe Exam Browser atau SEB adalah aplikasi peramban khusus yang dikembangkan oleh ETH Zurich untuk pelaksanaan ujian daring.
SEB mengubah komputer atau laptop menjadi lingkungan ujian terkunci atau kiosk mode. Dalam kondisi tersebut, peserta hanya dapat mengakses halaman ujian yang telah ditentukan oleh penyelenggara.
Ketika SEB berjalan, sejumlah fungsi perangkat akan dibatasi. Beberapa di antaranya adalah:
Karena fungsi tersebut dibatasi, peserta dapat lebih fokus mengerjakan asesmen melalui halaman ujian yang telah ditentukan.
SEB juga digunakan dalam berbagai sistem ujian daring yang terhubung dengan platform pembelajaran atau sistem asesmen elektronik.
Jawabannya tidak selalu.
Panduan menyebutkan bahwa SEB hanya wajib digunakan apabila ada instruksi dari Panitia Pusat AKGTK atau Panitia Tempat Asesmen Kompetensi (TAK).
Peserta AKGTK dapat mengikuti asesmen di TAK yang telah ditentukan. Dalam kondisi tertentu, peserta cukup menggunakan browser biasa seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox.
Karena kebijakan penggunaan SEB dapat berbeda berdasarkan lokasi dan sesi ujian, peserta sebaiknya melakukan konfirmasi kepada pengawas TAK atau operator madrasah sebelum ujian.
Sebelum melakukan download dan instalasi Safe Exam Browser, peserta perlu memastikan perangkat memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Untuk instalasi SEB, panduan mencantumkan Windows 10 atau Windows 11 dengan arsitektur 32-bit maupun 64-bit.
Persyaratan lainnya meliputi:
| Komponen | Persyaratan |
|---|---|
| Sistem operasi | Windows 10 atau Windows 11 |
| Komponen tambahan | .NET Framework dan Visual C++ Redistributable |
| Penyimpanan | Minimal 500 MB ruang kosong |
| Internet | Koneksi stabil |
| Hak akses | Administrator untuk proses instalasi |
Komponen tambahan seperti .NET Framework dan Visual C++ Redistributable biasanya dapat dipasang otomatis oleh installer SEB apabila dibutuhkan.
Pengguna Mac juga dapat menjalankan SEB dengan persyaratan tertentu.
Perangkat harus menggunakan macOS 12 atau versi yang lebih baru. Panduan juga menjelaskan bahwa perangkat dengan macOS 26.6 atau lebih baru harus menggunakan SEB 3.7.
Prosesor yang didukung meliputi:
Perangkat membutuhkan minimal 500 MB ruang penyimpanan. Selain itu, pengguna macOS perlu memberikan izin Accessibility dan Screen Recording kepada Safe Exam Browser.
Selain persyaratan SEB, peserta juga perlu memperhatikan spesifikasi yang dicantumkan untuk AKGTK.
Panduan menyebutkan beberapa persyaratan berikut:
Catatan penting: bagian instalasi SEB dalam panduan secara khusus menjelaskan Windows 10/11. Jadi, peserta sebaiknya mengikuti instruksi panitia dan memastikan kompatibilitas perangkat sebelum hari ujian.
Jangan menunggu sampai hari pelaksanaan untuk memasang SEB.
Panduan merekomendasikan agar peserta melakukan instalasi dan uji coba minimal satu hari sebelum ujian. Tujuannya agar masih tersedia waktu untuk menangani masalah teknis.
Beberapa persiapan yang perlu dilakukan:
Jika menggunakan laptop, isi baterai hingga penuh. Jika memungkinkan, sambungkan perangkat ke sumber listrik selama ujian.
Sebelum menjalankan SEB, tutup aplikasi seperti:
Koneksi internet digunakan untuk mengakses dan memuat halaman asesmen. Untuk kebutuhan AKGTK, panduan mencantumkan kecepatan minimal 10 Mbps stabil.
Apabila panitia memberikan file konfigurasi dengan ekstensi .seb, simpan file tersebut di lokasi yang mudah ditemukan.
File konfigurasi ujian harus berasal dari Panitia Pusat AKGTK atau operator TAK, bukan dari sumber yang tidak diketahui.
Bagi peserta yang menggunakan Windows, SEB dapat diunduh melalui halaman resmi pengembang.
Download Safe Exam Browser Resmi
Panduan juga mencantumkan GitHub Releases untuk SEB Windows:
SEB Windows Releases di GitHub
Dalam panduan Agustus 2026, contoh installer Windows yang digunakan adalah SEB 3.10.x. Ukuran file installer sekitar 300 sampai 380 MB, tergantung versi.
Jangan mengunduh SEB dari situs pihak ketiga yang tidak terverifikasi. Gunakan situs resmi atau tautan yang diberikan langsung oleh penyelenggara ujian.
Setelah file installer selesai diunduh, ikuti langkah berikut.
Klik dua kali file installer SEB yang telah diunduh.
Jika muncul jendela User Account Control, pilih Yes/Ya.
Pilih bahasa instalasi.
Kemudian klik Next/Lanjut.
Baca perjanjian lisensi. Jika setuju, centang pilihan I accept the terms.
Klik Next.
Jika installer meminta pemasangan komponen tambahan seperti .NET Framework atau Visual C++, ikuti proses instalasi tersebut.
Pilih lokasi instalasi.
Panduan menyarankan menggunakan lokasi bawaan atau default.
Klik Install.
Tunggu sampai proses instalasi selesai.
Setelah selesai, klik Finish.
Periksa desktop atau Start Menu.
Ikon Safe Exam Browser seharusnya sudah tersedia dan dapat digunakan.
Setelah instalasi selesai, peserta dapat melakukan verifikasi untuk memastikan file SEB tidak mengalami masalah.
Panduan menyarankan penggunaan SEB Verificator yang tersedia melalui halaman download resmi.
Caranya:
Langkah ini sangat berguna terutama bagi peserta yang menggunakan perangkat pribadi atau sistem BYOD (Bring Your Own Device).
Peserta yang menggunakan Mac perlu memperhatikan versi macOS sebelum melakukan instalasi.
Khusus macOS 26.6 atau lebih baru, panduan menyebutkan penggunaan SEB 3.7. Versi SEB sebelumnya dapat mengalami masalah kompatibilitas dan menampilkan layar terkunci berwarna merah.
Pengguna Mac perlu memberikan izin sistem agar SEB dapat menjalankan fungsi penguncian perangkat.
Buka:
System Settings → Privacy & Security
Kemudian lakukan pengaturan berikut:
Pilih Accessibility.
Cari Safe Exam Browser dan aktifkan izin atau toggle menjadi ON.
Selanjutnya pilih Screen Recording.
Aktifkan izin untuk Safe Exam Browser.
Jika sistem meminta restart, lakukan restart terhadap SEB atau komputer agar pengaturan diterapkan.
Jika panitia mewajibkan SEB dan memberikan file konfigurasi, peserta dapat menjalankan ujian melalui file tersebut.
Pastikan file .seb berasal dari Panitia Pusat AKGTK atau operator TAK.
Klik dua kali file konfigurasi tersebut.
SEB akan terbuka dan mengarahkan peserta menuju laman ujian AKGTK.
Gunakan akun EMIS GTK yang telah terdaftar.
Panduan menyebutkan bahwa login menggunakan PegID/NPK dan kata sandi sesuai akun yang terdaftar.
Peserta kemudian memasukkan token ujian yang diberikan oleh pengawas TAK menjelang sesi dimulai.
Token ujian berbeda dengan kata sandi SEB.
Ikuti instruksi yang muncul pada layar dan mulai mengerjakan soal.
Peserta tidak perlu memaksakan penggunaan SEB apabila panitia menyatakan bahwa ujian dapat dilakukan melalui browser biasa.
Gunakan:
Kemudian:
Portal resmi AKGTK:
Portal AKGTK Kementerian Agama RI
Portal EMIS GTK:
Ketika SEB aktif, perangkat masuk ke lingkungan ujian yang terkunci.
Peserta tidak dapat secara bebas:
Karena itu, seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk ujian sebaiknya disiapkan sebelum SEB dijalankan.
Jika koneksi internet terputus ketika ujian berlangsung, peserta tidak perlu panik.
Segera hubungi pengawas TAK di lokasi ujian untuk mendapatkan bantuan.
Panduan juga mengingatkan agar peserta tidak mencoba melakukan force quit atau memaksa keluar dari SEB, kecuali ujian sudah selesai atau pengawas memberikan instruksi.
Setelah seluruh soal selesai dikerjakan, jangan langsung mematikan laptop.
Ikuti prosedur berikut:
Setelah SEB tertutup sepenuhnya, fungsi perangkat yang sebelumnya dibatasi akan kembali normal.
Ya. Panduan menyebutkan bahwa Safe Exam Browser merupakan perangkat lunak gratis atau freeware dan dirilis dengan lisensi Mozilla Public License.
Menurut panduan, SEB tidak dirancang sebagai alat untuk merekam aktivitas pengguna di luar sesi ujian. Fungsinya terutama mengunci akses ke aplikasi dan situs lain selama ujian.
Jika sistem ujian menggunakan fitur pengawasan tambahan seperti webcam, hal tersebut bergantung pada platform ujian yang digunakan dan bukan merupakan fungsi SEB itu sendiri.
Segera hubungi pengawas ujian. Panduan menyebutkan bahwa sebagian besar platform ujian menyimpan progres secara berkala, tetapi kebijakan mengenai kelanjutan ujian ditentukan oleh lembaga penyelenggara.
Panduan menyarankan peserta menggunakan versi terbaru. Versi lama dapat memiliki masalah keamanan atau kompatibilitas dengan sistem ujian yang digunakan saat ini.
Tidak. SEB versi Windows/macOS tidak dapat dijalankan pada Chromebook. Jika penyelenggara menyediakan sistem khusus untuk Chromebook, peserta perlu mengikuti petunjuk dari penyelenggara.
Agar tidak mengalami kendala teknis, peserta dapat menggunakan checklist berikut.
☐ Laptop/komputer siap digunakan
☐ Sistem operasi sesuai persyaratan
☐ Ruang penyimpanan mencukupi
☐ Baterai penuh atau tersambung listrik
☐ Layar berukuran minimal 11 inci
☐ Koneksi internet stabil
☐ Kecepatan internet memenuhi ketentuan
☐ Peserta sudah mengetahui jaringan internet yang akan digunakan
☐ Akun EMIS GTK sudah aktif
☐ PegID/NPK sudah diketahui
☐ Kata sandi sudah dipastikan dapat digunakan
☐ SEB sudah diunduh dari sumber resmi
☐ SEB sudah terinstal
☐ SEB sudah diuji coba
☐ File konfigurasi .seb sudah tersedia jika diwajibkan
☐ Versi SEB sesuai dengan sistem operasi
☐ Tutup aplikasi lain
☐ Siapkan perangkat sebelum sesi dimulai
☐ Tunggu token dari pengawas TAK
☐ Jangan memaksa keluar dari SEB
☐ Hubungi pengawas jika mengalami kendala
Persiapan teknis merupakan bagian penting dalam mengikuti AKGTK. Masalah seperti installer gagal, aplikasi tidak kompatibel, koneksi internet tidak stabil, atau izin sistem yang belum aktif dapat mengganggu persiapan jika baru diketahui beberapa menit sebelum ujian.
Karena itu, instalasi dan uji coba SEB sebaiknya dilakukan minimal satu hari sebelum pelaksanaan AKGTK.
Peserta juga perlu mengikuti informasi terbaru dari Panitia Pusat AKGTK dan TAK. Nomor versi SEB, tampilan aplikasi, serta prosedur teknis dapat berubah mengikuti pembaruan perangkat lunak dan sistem asesmen.
Panduan yang menjadi sumber artikel ini menggunakan informasi sampai Agustus 2026, sehingga peserta tetap perlu merujuk sumber resmi untuk pembaruan terbaru.
Portal AKGTK Kementerian Agama RI
akgtk.kemenag.go.id
Portal EMIS GTK
emisgtk.kemenag.go.id
Situs Resmi Safe Exam Browser
safeexambrowser.org
Halaman Download SEB
Download Safe Exam Browser
Panduan sumber artikel ini menyebutkan bahwa nomor versi dan langkah instalasi dapat berubah. Karena itu, peserta perlu memeriksa informasi terbaru dari situs resmi SEB dan panitia AKGTK sebelum pelaksanaan asesmen.
Safe Exam Browser (SEB) menjadi salah satu perangkat pendukung pelaksanaan ujian AKGTK ketika penggunaannya diwajibkan oleh panitia. Peserta perlu memahami cara download, instalasi, konfigurasi, login, penggunaan token, hingga prosedur keluar dari aplikasi.
Persiapan yang dilakukan lebih awal akan membantu peserta menghadapi asesmen dengan perangkat yang sudah siap digunakan. Yang tidak kalah penting, peserta harus mengikuti instruksi Panitia Pusat AKGTK, TAK, dan operator madrasah karena ketentuan penggunaan SEB dapat berbeda sesuai pelaksanaan ujian.
Semoga panduan ini membantu guru, kepala madrasah, dan pengawas madrasah mempersiapkan perangkat AKGTK dengan lebih mudah dan terarah.
Tinggalkan Komentar