Puisi “Dongeng Pahlawan” karya maestro sastra Indonesia WS Rendra merupakan salah satu karya yang menggambarkan semangat heroik dan cinta tanah air. Dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, karya ini kembali relevan sebagai pengingat perjuangan tanpa pamrih para pahlawan bangsa.
Karya: WS Rendra
Pahlawan telah berperang dengan panji-panji
Berkuda terbang dan menangkan putri
Pahlawan kita adalah lembu jantan
Melindungi padang dan kau perempuan
Pahlawan melangkah dengan baju-baju sutra
Malam tiba, angin tiba, ia pun tiba
Adikku lanang, senyumlah bila bangun pagi-pagi
Kerna pahlawan telah berkunjung di tiap hari
Dalam “Dongeng Pahlawan”, WS Rendra menyampaikan pesan bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya milik masa lalu, tetapi terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Sosok “pahlawan” dalam puisi ini tidak selalu harus berperang dengan senjata, melainkan mereka yang berani berbuat baik, melindungi, dan menegakkan kebenaran.
Dalam dunia modern, menjadi pahlawan bisa berarti melawan kemalasan, menegakkan kejujuran, dan membantu sesama. Semangat yang dibawa WS Rendra dalam puisi ini sejalan dengan tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” yang diusung Kemensos untuk Hari Pahlawan 2025.
Mari jadikan setiap langkah, pekerjaan, dan kebaikan kecil sebagai bentuk perjuangan untuk negeri. Karena seperti kata WS Rendra, “pahlawan telah berkunjung di tiap hari.”
Tinggalkan Komentar