Banjarmasin – Senin, 28 Juli 2025, suasana di Kelas 2B MI Nor Rahman Banjarmasin tampak berbeda. Di salah satu sudut ruangan, sekelompok siswa berkumpul, memilih buku, membaca serius, dan saling berbagi cerita. Mereka sedang menikmati fasilitas baru di kelas mereka: Pojok Baca Sederhana.

Pojok baca ini merupakan inisiatif dari Muhammad Hafiz Ansyari, Wali Kelas 2B, sebagai bagian dari upaya membangun minat baca dan budaya literasi sejak dini. Rak buku kecil berisi bacaan Islami, cerita anak, dan buku bergambar edukatif itu kini menjadi pusat perhatian di waktu senggang siswa.

“Kami ingin menciptakan lingkungan kelas yang ramah literasi, tempat anak-anak bisa menemukan kesenangan dari membaca, bukan paksaan,” ujar Hafiz.
Yang menarik, siswa tidak hanya membaca sendiri, tapi juga saling berbagi isi buku yang mereka baca, bahkan bercerita ulang kepada temannya.
Pojok baca ini juga terbuka untuk dukungan dari orang tua. Hafiz membuka kesempatan donasi buku bacaan anak yang layak dan mendidik, agar koleksi terus bertambah dan bermanfaat lebih luas.
“Kami ucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah berkontribusi. Bagi yang ingin menyumbang buku, kami sangat terbuka. Semoga menjadi amal jariyah,” tambahnya.
Langkah sederhana ini menjadi bukti bahwa literasi bisa tumbuh di mana saja—termasuk dari sudut kecil sebuah kelas.
Tinggalkan Komentar