Banjarmasin – Senin, 29 September 2025, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nor Rahman Banjarmasin kembali menggelar Upacara Bendera rutin di halaman madrasah. Kali ini, yang bertindak sebagai pembina upacara adalah M. Hamdayani, S.Pd.I., guru Bahasa Arab.
Dalam amanatnya, Hamdayani mengangkat tema penting mengenai Kurikulum Berbasis Cinta yang saat ini sedang dicanangkan oleh Kementerian Agama Pusat. Ia menegaskan bahwa hal paling utama dalam kurikulum ini adalah cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, yang harus menjadi landasan dalam setiap proses pendidikan.
“Kurikulum Berbasis Cinta mengajarkan kita untuk mendahulukan cinta kepada Allah dan Rasulullah. Jika cinta ini tertanam, maka semua ilmu yang dipelajari akan membawa keberkahan,” tutur Hamdayani.
Untuk memperkuat pesan tersebut, Hamdayani juga membagikan sebuah kisah inspiratif tentang hubungan guru dan murid.
“Ada seorang guru yang begitu menyayangi semua muridnya. Karena kasih sayang itu, para murid pun tumbuh menjadi anak-anak yang sangat menghormati dan menyayangi gurunya. Inilah bukti nyata dari kurikulum berbasis cinta yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Kepala Madrasah, Zaini, S.Pd.I., M.Pd., turut memberikan dukungan penuh atas pesan tersebut.
“Kami di MIS Nor Rahman siap menerapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran. Dengan cinta kepada Allah dan Rasulullah sebagai dasar, kami yakin siswa akan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Upacara berlangsung khidmat, diikuti oleh seluruh siswa dan dewan guru. Pesan moral dari pembina upacara diharapkan dapat memotivasi siswa agar menumbuhkan cinta kepada Allah, Rasulullah, guru, serta ilmu yang sedang mereka pelajari.
Tinggalkan Komentar