Assalamu’alaikum, anak-anak shalih dan shalihah!
Ramadhan adalah bulan suci yang penuh berkah. Pada bulan ini, kita bisa mendapatkan pahala berlipat ganda dan dosa-dosa kita bisa diampuni oleh Allah SWT. Tapi, kalian pernah dengar nggak kalau setan-setan dibelenggu di bulan Ramadhan?
Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
Artinya: “Ketika bulan Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Wah, berarti di bulan Ramadhan kita lebih mudah beribadah, ya! Tapi… kalau setan sudah dibelenggu, kok masih ada orang yang berbuat dosa dan melakukan kemaksiatan? Hmmm… kira-kira kenapa, ya?
Yuk, kita cari tahu jawabannya bersama!
Ternyata, meskipun setan dibelenggu, masih ada faktor lain yang bisa membuat seseorang melakukan kesalahan. Apa saja faktor itu?
Menurut ulama Imam As-Suyuthi, setan hanya dibelenggu untuk orang-orang yang benar-benar berpuasa dengan sungguh-sungguh.
Artinya, kalau ada orang yang puasanya tidak dijaga dengan baik—tidak menjalankan syarat-syarat puasa, suka marah-marah, atau melakukan hal buruk—maka setan masih bisa menggoda mereka!
Hayo, siapa yang masih suka marah-marah saat puasa? Yuk, belajar sabar dan menjaga puasa dengan baik!
Tahukah kalian? Manusia punya nafsu, dan nafsu ini bisa membuat seseorang berbuat salah meskipun tidak digoda setan!
Seorang ulama, Syekh Abul Hasan Al-Mubarakfuri, berkata bahwa kemaksiatan di bulan Ramadhan tidak semuanya berasal dari setan, tetapi juga dari nafsu manusia itu sendiri.
Misalnya, kalau seseorang sudah terbiasa berbuat dosa, meskipun setan tidak menggoda, dia tetap bisa melakukan kebiasaan buruk itu karena nafsunya masih kuat!
Jadi, yuk, kita latih diri kita untuk selalu berbuat baik agar nafsu kita tidak terbiasa melakukan hal yang buruk.
Ada juga orang yang sudah terbiasa melakukan dosa, sehingga walaupun setan tidak menggoda, dia tetap melakukan dosa itu karena sudah menjadi kebiasaannya.
Misalnya: Suka berkata kasar dan marah-marah
Sering malas beribadah
Senang melakukan hal yang tidak bermanfaat
Kalau seseorang terus melakukan kebiasaan buruk, maka meskipun setan dibelenggu, dia tetap bisa berbuat dosa!
Makanya, yuk kita biasakan berbuat baik sejak kecil, supaya saat besar nanti kita selalu berada di jalan yang benar!
Wah, ternyata setan itu bukan cuma jin, tapi juga bisa berasal dari manusia!
Allah SWT berfirman:
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَٰطِينَ ٱلْإِنسِ وَٱلْجِنِّ
Artinya: “Demikianlah Kami jadikan bagi setiap nabi musuh dari (kalangan) setan-setan manusia dan jin.” (QS. Al-An’am: 112)
Jadi, meskipun setan dari golongan jin dibelenggu, masih ada setan dari golongan manusia yang suka mengajak orang lain berbuat dosa!
Hayo, siapa di sini yang kalau sedang puasa malah diajak teman main game terus sampai lupa shalat? Itu juga bisa jadi godaan, lho!
Nah, sekarang kita sudah tahu bahwa kemaksiatan masih bisa terjadi meskipun setan dibelenggu. Lalu, bagaimana cara agar kita tetap kuat dan tidak tergoda?
1. Jaga Kualitas Puasa
Pastikan kita berpuasa dengan baik, bukan cuma menahan lapar dan haus, tapi juga menjaga hati dan lisan dari hal-hal buruk!
2. Perbanyak Baca Al-Qur’an dan Dzikir
Membaca Al-Qur’an bisa membuat hati kita lebih tenang dan terhindar dari keburukan. Yuk, targetkan membaca Al-Qur’an setiap hari!
3. Rajin Shalat dan Beribadah
Shalat bisa menjauhkan kita dari perbuatan buruk. Jangan sampai gara-gara malas, kita malah kehilangan pahala!
4. Hindari Lingkungan yang Buruk
Jangan bergaul dengan teman-teman yang suka melakukan hal buruk, karena kita bisa ikut terpengaruh!
5. Berdoa agar Dikuatkan Iman
Mintalah kepada Allah agar selalu diberikan kekuatan untuk menjauhi godaan!
Anak-anak shalih dan shalihah, setan memang dibelenggu di bulan Ramadhan, tapi godaan tetap bisa datang dari nafsu kita sendiri, kebiasaan buruk, dan pengaruh manusia lain.
Agar puasa kita berkualitas, yuk kita: Menjaga puasa dengan baik
Mengisi waktu dengan ibadah
Menjauhi kebiasaan buruk
Selalu berdoa agar diberikan kekuatan iman
Jangan sampai Ramadhan berlalu begitu saja, tanpa ada perubahan yang lebih baik dalam diri kita!
Semoga kita semua bisa menjadi anak yang lebih baik, lebih rajin ibadah, dan lebih dekat dengan Allah SWT. Aamiin!
Sunnatullah. (2024). Rasionalisasi Masih Maraknya Kemaksiatan, Padahal Setan Dibelenggu Sepanjang Ramadhan. NU Online. Retrieved from https://islam.nu.or.id/ramadhan/rasionalisasi-masih-maraknya-kemaksiatan-padahal-setan-dibelenggu-sepanjang-ramadhan-6VdIa
Tinggalkan Komentar