Untuk memahami apa itu Growth Mindset, ciri-cirinya, kelebihannya, dan cara agar memiliki growth mindset, yuk Bapak/Ibu simak artikel ini hingga selesai!

Pengertian

Growth Mindset adalah pola pikir manusia yang menganggap bahwa bakat dan kemampuan dari lahir bukanlah hal yang mutlak. Dengan pola pikir seperti itu, orang yang mempunyai growth mindset akan terus belajar hal baru & bekerja keras.

Menurut Carol Dweck, growth mindset adalah salah satu faktor kesuksesan seseorang. Hal ini disebabkan oleh kegigihan dan dedikasi orang-orang yang memiliki growth mindset untuk belajar terus seumur hidup. Mereka menghargai proses dan tidak membiarkan kegagalan sebagai penghalang kesuksesan mereka.

Ciri-ciri orang yang Memiliki Growth Mindset

Nah, apakah Bapak/Ibu sudah memiliki growth mindset? Yuk simak ciri-cirinya dibawah ini!

1. Senang Belajar Hal Baru

Jika Bapak/Ibu suka untuk belajar hal baru, maka bisa jadi Anda memiliki growth mindset. Orang yang memiliki growth mindset senang untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman yang menurut mereka sangat bermanfaat untuk masa depannya.

2. Sadar bahwa gagal adalah batu loncatan

Orang dengan growth mindset akan cepat untuk bangkit dari kegagalan. Mereka akan cepat sadar bahwa kegagalan ini akan membuatnya semakin dekat dengan kesuksesan. Apakah Bapak/Ibu memiliki ciri seperti ini?

3. Suka Tantangan

Di era yang penuh teknologi, pasti muncul banyak tantangan sulit. Nah, bagi orang yang punya growth mindset, tantangan itu adalah ‘teman akrab’ nya. Bahkan mereka akan mencari tantangan jika merasa terlalu lama bersantai.

4. Terbuka dengan Kritik dan Saran

Ciri keempat adalah mereka sangat terbuka dengan kritik dan saran yang diberikan oleh orang lain. Mereka menganggap kritik itu akan membangun dirinya menjadi lebih baik. Namun, jika mendapat kritik negatif mereka tidak akan sedih berlarut-larut.

Growth Mindset vs Fixed Mindset

Fixed Mindset adalah kebalikan dari growth mindset. Menurut Carol Dweck dalam bukunya Mindset: The New Psychology of Successfixed mindset adalah pola pikir bahwa kesuksesan itu hanya berasal dari bakat, bukan kerja keras.

Jika tadi Bapak/Ibu sudah tahu apa saja ciri-ciri growth mindset, maka Bapak/Ibu harus tau apa saja perbedaannya dengan fixed mindset! Simak contoh perbedaannya dibawah ini.

Perbedaan growth mindset dan fixed mindset
Perbedaan growth mindset dan fixed mindset (Sumber: Canva.com)

1. Contoh Pertama

Fixed Mindset: Saya berbakat menjadi MC atau tidak sama sekali.

Growth Mindset: Saya yakin dengan usaha dan kerja keras, saya bisa menjadi seorang MC yang bagus.

2. Contoh Kedua

Fixed Mindset: Jika ada yang memberi kritik, berarti dia tidak suka dengan saya.

Growth Mindset: Saya terbuka dengan kritik dan membantu saya menjadi orang lebih baik.

3. Contoh Ketiga

Fixed Mindset: Saya sudah menjadi guru yang baik. Saya tidak perlu belajar lagi.

Growth Mindset: Selalu ada ruang untuk berkembang.

4. Contoh Keempat

Fixed Mindset: Orang sukses itu pasti karena berbakat dan tidak pernah gagal.

Growth Mindset:  Orang sukses itu pasti karena mereka tidak pernah berhenti untuk mencoba, walaupun gagal berkali-kali.

5. Contoh Kelima

Fixed Mindset: Saya tidak bisa melakukan itu!

Growth Mindset: Saya belum bisa melakukan itu. Saya akan belajar dan mencoba terus hingga bisa.

Kelebihan Orang yang Memiliki Growth Mindset

Ternyata, ada banyak kelebihan yang Bapak/Ibu dapatkan jika punya growth mindset. Berikut ini beberapa kelebihannya:

1. Lebih sukses dalam karir

Dengan terus belajar dan gigih berusaha, tentu peluang untuk lebih sukses dalam karir akan lebih besar.

2. Mudah menerima kritik

Kritik akan dianggap membantu diri Bapak/Ibu untuk berkembang, bukan ancaman.

3. Mendorong seseorang untuk percaya diri

Bapak/Ibu akan lebih percaya diri, karena punya pemikiran bahwa dengan belajar dan kegigihan tidak ada yang tidak bisa Bapak/Ibu kuasai.

4. Tidak takut menghadapi tantangan baru

Bapak/Ibu akan antusias untuk menghadapi tantangan-tantangan baru yang ada.

5. Menjadi lebih produktif

Dengan berpikir bahwa selalu ada ruang untuk berkembang, Bapak/Ibu akan terpacu untuk lebih produktif dalam hidup.

Langkah-langkah memiliki growth mindset
Mindset baru membuat hasil yang baru pula (Sumber: Canva.com)

Langkah-Langkah agar Memiliki Growth Mindset

Nah, jika Bapak/Ibu merasa belum memiliki growth mindset, tenang saja. Coba Bapak/Ibu terapkan beberapa cara dibawah ini agar memiliki growth mindset.

Ganti pola kalimat

Apakah Bapak/Ibu masih sering menggunakan kalimat “Saya tidak bisa melakukan ini” atau “Ah dia memang berbakat” ? Nah, coba Anda ganti kalimat tersebut menjadi “Saya pasti juga bisa melakukan ini jika saya mulai belajar”.

Hal-hal kecil seperti ini bisa mengubah pola pikir Anda menjadi growth mindset. Yuk Bapak/Ibu coba!

Fokus pada proses

Coba Bapak/Ibu mencari proses yang berkualitas ketimbang hanya memikirkan hasil yang baik. Dengan begitu, Bapak/Ibu akan menemukan banyak sekali tantangan baru pada proses itu.

Jika Bapak/Ibu mencoba untuk terus berorientasi pada proses, maka lama kelamaan akan terbentuk pola pikir growth mindset.

Refleksi diri

Sisakan beberapa menit dalam sehari untuk Bapak/Ibu melakukan refleksi. Refleksikan bagian mana saja yang Anda masih merasa gagal dan carilah hal apa yang bisa Anda pelajari dari kegagalan itu. Tujuannya bukan untuk menyalahkan diri Anda sendiri, tapi untuk belajar dari kesalahan tersebut.

Kesimpulan

Growth mindset adalah pola pikir yang tepat untuk menghadapi perkembangan zaman yang cepat. Meskipun terdengar sepele, ternyata banyak sekali kelebihan growth mindset untuk mencapai kesuksesan dalam hidup. Semoga dengan artikel ini, Bapak/Ibu bisa menanamkan growth mindset dan menjadi tenaga pendidik yang lebih baik.